Puisi05-1995.12.30 Raga dan Jiwa

Raga dan Jiwa

 

Dalam gejolak kehidupan dunia,

Raga berkembang jiwa berkembang

(di sini raga mendahului jiwa)

Raga itu tampak, tetapi jiwa tidak tampak

Keberadaan raga semua orang pada tahu

Keberadaan jiwa karena rasa di kalbu

 

Raga itu fana, jiwa itu baka

Raga mati, jiwa abadi

Raga kembali ke tanah, jiwa kembali ke Allah

Entah di surga atau neraka

 

Raga dan jiwa memberi dimensi hakikat manusia

Raga dan jiwa harus ‘terpisah’ adanya

Raga bebas melalang buana, jiwa terjaga fitrahnya

Raga tiada berharap harta, jiwa tiada berharap surga

Jiwa hanya berharap senantiasa di dalam Pelukan-Nya

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: