Puisi19-2004.03.09 Percuma…

Percuma (?)

 

Matahari terbit di timur

Lalu tenggelam di barat

Begitu terus berlalu

Dari waktu ke waktu

 

Siang bekerja hingga lembur

Malam pulang pikiran penat

Begitu terus berlalu

Dari waktu ke waktu

 

Perut lapar diisi nasi, bubur, sayur atau semur

Lalu masuk toilet, nongkrong buang hajat

Begitu terus berlalu

Dari waktu ke waktu

 

Membangun peradaban menjadi termasyur

Lalu tidak sadar yang lainnya pada tersungkur

Begitu terus berlalu

Dari waktu ke waktu

 

Manusia pun lahir dan berumur

Lalu tak terasa tak sadar masuk lubang kubur jadi mayat

Begitu terus berlalu

Dari waktu ke waktu

 

 

Bandung, 09.03.2004

(Selasa, 17 Muharram 1425 H, 10.53 WIB, hari ke-17)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: